Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Selasa, 21 Juli 2009 di 18.27 |  

Setiap orang pasti memiliki rasa cinta yang tingkatan tiap orang sendiri cukup berbeda, baik itu cinta terhadap keluarga, cinta terhadap sahabat, maupun cinta terhadap pacar. yang perlu di garis bawahi di sini yaitu cinta terhadap pacar, mungkin di sebagian orang banyak yang kurang dapat menafsirkan kata cinta tersebut banyak orang yang mengatakan cinta itu adalah segalanya, cinta adalah indah, dan banyak sekali aanggapan orang orang yang menanggap cinta itu indah dan apabila kita jatuh cinta maka semuanya akan semakin indah. banyak kejadian teman-teman saya yang sungguh mengenaskan mengenai cinta, yang beranggapan cinta itu bukan segalanya dan cinta tidak patut untuk di banggakan.Banyak curhat teman-teman yang membuat diri mereka menjadi benci sekali yang namanya, bahkan ada yang sampai tidak mau mendengar nama cinta. Ada apa dengan cinta?????,(Kayak film ja ya)... Lanjut, saya akan membahas mengenai anggapan orang-orang ini mengenai cinta dan nantinya akan saya hubungkan yang namanya nafsu. Nafsu menurut beberapa referensi semua manusia yang sehat lahir batin pasti memiliki nafsu dan tingkatannya juga berbeda, tergantung dari orang tersebut dapat mengendalikan nafsu tersebut atau tidak. Nafsu menurut yang saya ketahui memiliki banyak macam, nafsu bukan hanya kita lihat dari hubungan antara laki-laki dan perempuan, kita makan dengan rakus pun dapat dikatakan sebagai nafsu. Tapi yang akan saya bicarakan disini mengenai nafsu yang di alami orang berpasangan. Banyak orang beranggapan dengan cinta kita dapat melakukan semua hal yang di anggapnya baik bagi dirinya sendiri, bahkan sampai di perbudak oleh nafsunya sendiri yang dapat membuat dan menjurus kepada kemaksiatan. setiap orang memiliki tingkat nafsu yang berbeda-beda, orang yang rajin beribadahpun belum tentu memiliki konsentrasi nafsu yang kecil, bahkan dapat lebih tinggi dari pada yang kurang beribadah, ada apa dengan semua ini??, menurut pendapat saya hal ini terjadi karena kurang adanya pengawasan orang tua sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap anaknya, dan juga kurang adanya kesadaran individu yang melakukannya, jadi dengan adanya pengawasan dan kesadaran kita dapat menjalani hidup dengan aman dan sejahtera tanpa adanya masalah. akan tetapi yang sering muncul lagi yaitu mengenai rasa ingin tahu kita yang sangat bergejolak, apalagi anak muda yang akan menuju kedewasaan diri. yang penting yaitu perlu adanya keselarasan antara individu, religi dan pendidikan yang berguna untuk masa depan. sekian trimz..... dits production
Diposting oleh ditho's wEb siTe Label:

0 komentar: